Selasa, 10 Oktober 2017

Data Kasus Pengguna Narkoba

Statistika adalah sebuah ilmu yang mempelajari mengenai cara-cara standar dari sebuah pengolahan data, sedangkan statistik adalah hasil dari pengolahan data. Jadi, hasil yang kamu lihat di tv atau koran adalah hasil statistik, tapi prosesnya disebut proses statistika (pengolahan data). Kata ‘statistika’ diambil dari kata kata dalam Bahasa Latin Statiscium Collegium (dewan negara) atau dari Bahasa Italia statista (negarawan). Ini mengartikan bahwa sejak awal, proses pengolahan data sebuah wilayah ditujukan sepenuhnya untuk kepentingan negara dan rakyat. Oleh karena itu, negara selalu melakukan sensus setiap tahunnya untuk memperoleh suatu data. 

Statistika terbagi menjadi 3, yaitu:
  • Data = Statistik
  • Metode (alat) analisis = Statistics
  • Besaran sampel = Statistic
Jenis- jenis Data:
  1. Nominal, tidak punya besaran berupa atribut dan antar data tidak bisa dibandingkan,
  2. Ordinal, antar data bisa dibandingkan dan tidak bisa diukur jaraknya,
  3. Interval, antar data suddar dapat didefinisikan jaraknya dan tidak dapat dihitung hasilnya,
  4. Rasio, antar data tidak dihitung rasionya.

Untuk kali ini saya akan membahas data tentang narkoba. Perlu kita ketahui penyalahgunaan narkoba adalah penggunaan narkoba diluar keperluan medis, tanpa pengawasan dokter, dan merupakan perbuatan melanggar hukum serta berakibat ketergantungan narkoba akan menimbulkan gangguan jiwa yang diakibatkan oleh adanya kerusakan pada sistem syaraf pusat (otak) si pengguna, sehingga mengakibatkan perubahan perilaku seperti kesehatan/ketahanan tubuh menurun, perubahan fisik, mental, sikap, kewaspadaaan melemah dan keyakinan menghilang. Dalam hal kasus diatas, sudah 15.000 orang meninggal akibat narkoba, 40% diantaranya terinfeksi HIV/AIDS melalui jarum suntik. Untuk itu marilah kita lihat data kasus narkoba disalah satu daerah di Indonesia sebagai berikut:

Tabel Rekapitulasi Data Kasus Pengguna Narkoba menurut Kelompok Usia

Usia
2014
2015
2016
2017
16-20
3
5
8
15
20-24
12
24
32
48
25-29
14
20
28
42
> 30
20
43
53
65

Kondisi diatas jika dibiarkan atau tidak ditindak lanjuti akan menimbulkan permasalahan baru, apalagi anak dibawah umur sudah banyak sekali yang menggunakan narkoba. 


Jadi dapat disimpulkan dari data tabel diatas bahwa pengguna narkoba semakin meningkat dari tahun ke tahun, dan frekuensi tertinggi di tahun 2017 ini. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar